Web Server
Pengertian & Fungsi Web Server
Web Server adalah Suatu program (dan
juga mesin yang menjalankan program) yang mengerti protokol HTTP(HyperText
Transfer Protocol) dan dapat menanggapi permintaan-permintaan dari web browser
yang menggunakan protokol tersebut. sedangkan WEB itusendiri adalah Suatu
sistem di internet yang memungkinkan siapapun agar bisa menyediakan informasi. Anda
mempunyai banyak pilihan di dunia open source, tergantung pada keperluan Anda. Salah satu web server yang sangat terkenal
dan menjadi standar de facto setiap distribusi Linux, yaitu Apache.Apache adalah nama web server yang dibuat berbasiskan
kode sumber dan ide-ide yang ada pada web server leluhurnya, yaitu web server
NCSA. Sesuai namanya, web server
NCSA dibuat oleh National Center for Supercomputing Applications. Tidak
seperti poryek leluhurnya yang dibiayai oleh pemerintah Amerika, web server Apache dikembangkan oleh
sekelompok programer yang bekerja tanpa dibayar oleh siapapun. Mereka
mengerjakan proyek ini dengan berbagai macam alasan, akan tetapi alasan yang
paling mendasar adalah mereka senang jika perangkat lunak mereka digunakan oleh
banyak orang Apache adalah web server
yang kompak, modular, mengikuti standar protokol HTTP, dan tentu saja
sangat digemari. Kesimpulan ini bisa didapatkan dari jumlah pengguna yang jauh
melebihi para pesaingnya. Sesuai hasil survai yang dilakukan oleh Netcraft,
bulan Januari 2005 saja jumlahnya tidak kurang dari 68% pangsa web server yang
berjalan di Internet. Ini berarti jika semua web server selain Apache digabung,
masih belum bias mengalahkan jumlah Apache. Saat ini ada dua versi Apache yang
bisa dipakai untuk server produksi, yaitu versi mayor 2.0 dan versi mayor 1.3.
Anda bisa menggunakan salah satu dari keduanya. Tapi sangat dianjurkan Anda
memakai versi 2.0.
Fitur Apache Mengapa kita harus memilih Apache? Tentu itu pertanyaan yang terfi kir dalam benak Anda. Ya, tentu saja kita harus mempunyai alasan untuk segala hal, termasuk memilih Apache sebagai web server pilihan. Mungkin daftar berikut bisa menjadi jawabannya :
• Arsitektur modular.
• Mendukung banyak sistem operasi, termasuk di dalamnya adalah Windows NT/2000/XP dan berbagai varian Unix.
• Mendukung IP versi 6 (Ipv6).
• Mendukung CGI (Common Gateway Interface) dan SSI (Server Side Include).
• Mendukung otentifi kasi dan kontrol akses.
• Mendukung SSL (Secure Socket Layer) untuk komunikasi terenkripsi.
• Konfi gurasi yang mudah dipahami.
• Mendukung Virtual Host.
• Pesan kesalahan multi bahasa dan bias dimodifikasi.
Contoh web server
Contoh Web Server yang paling banyak dikenal yaitu
apache dan IIS (Internet Information Services)
Adapun keterangan singkatnya sebagai berikut :
Apache
Apache HTTP Server
Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP.
Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.
Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.
Sejarah apache
Pada awal mulanya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape (sekarang dikenal sebagai Sun Java System Web Server). Sejak April 1996 Apache menjadi server web terpopuler di internet. Pada Mei 1999, Apache digunakan di 57% dari semua web server di dunia. Pada November 2005 persentase ini naik menjadi 71%. (sumber: Netcraft Web Server Survey, November 2005).
Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995 yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya (patch). Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut sebuah server yang memiliki banyak patch (”a patchy” server). Tetapi pada halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa “Apache” dipilih untuk menghormati suku asli Indian Amerika Apache (Indé), yang dikenal karena keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa mengandung kode sumber dari NCSA.
IIS
Internet Information Services
IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.
Adapun keterangan singkatnya sebagai berikut :
Apache
Apache HTTP Server
Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP.
Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.
Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.
Sejarah apache
Pada awal mulanya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape (sekarang dikenal sebagai Sun Java System Web Server). Sejak April 1996 Apache menjadi server web terpopuler di internet. Pada Mei 1999, Apache digunakan di 57% dari semua web server di dunia. Pada November 2005 persentase ini naik menjadi 71%. (sumber: Netcraft Web Server Survey, November 2005).
Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995 yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya (patch). Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut sebuah server yang memiliki banyak patch (”a patchy” server). Tetapi pada halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa “Apache” dipilih untuk menghormati suku asli Indian Amerika Apache (Indé), yang dikenal karena keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa mengandung kode sumber dari NCSA.
IIS
Internet Information Services
IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.
IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).
Fitur
• Terintegrasi dengan Windows NT secara penuh (sistem keamanan, auditing, dan izin akses NTFS)
• Mendukung penuh protokol HTTP versi 1.1
• Sudah mencakup protokol FTP
• Dukungan terbatas untuk protokol SMTP
• Dukungan untuk protokol NNTP
• Dukungan untuk protokol keamanan SSL
• Dapat digunakan sebagai platform di mana aplikasi web berjalan, yakni dengan menggunakan Active Server Pages (ASP), ASP.NET, Internet Server API (ISAPI), Common Gateway Interface (CGI), Microsoft .NET Framework, Microsoft Visual Basic Scripting (VBScript), JScript, dan beberapa bahasa skrip yang dapat diinstalasikan seperti Perl atau PHP.
• Mengizinkan aplikasi web untuk dijalankan sebagai proses yang terisolasi dalam ruangan memori yang terpisah untuk mencegah satu aplikasi membuat crash aplikasi lainnya.
• Dapat diatur dengan beberapa cara: Microsoft Management Console, via web browser, atau menggunakan skrip Windows Scripting Host.
• Bandwidth throttling yang dapat mencegah sebuah situs web memonopoli bandwidth yang tersedia.
Instalasi Anonymous FTP
Struktur Layanan Internet
Salah satu ciri yang menonjol dari Internet adalah bahwa banyak dari
layanan-layanan yang berjalan diatasnya diimplementasikan menggunakan
arsitektur client/server. Pengertian dari client dan server
itu sendiri adalah sebagai berikut :
Client merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk
berinteraksi dengan user; sebagai contoh, dengan menerima masukan dari keyboard
dan menampilkan data ke user. Sedangkan Server, merupakan pihak
yang bertanggung jawab untuk menangani tugas-tugas yang diminta client;
sebagai contoh, mengakses data atas nama client, menangani perhitungan,
menyediakan data atau tanggapan sederhana pada client, dan sebagainya.
Pengenalan Layanan Informasi di Internet
Layanan informasi di Internet yang akan dikenalkan disini mencakup antara
lain layanan e-mail, telnet, finger, FTP, WAIS, dan World Wide Web (WWW).
E-mail atau electronic mail, sesuai dengan namanya adalah layanan Internet
yang berupa pengiriman mail (surat) yang datanya diubah ke bentuk data
elektronik dan dikirimkan melalui jaringan komputer. E-mail melalui internet
dapat mencapai tidak hanya orang-orang yang terhubung langsung ke
Internet tapi juga user dari jaringan komersil seperti
CompuServe, America Online , dsb, serta jaringan komputer lain yang telah
tersebar di seluruh dunia (Wide Area Network).
Telnet dan Finger adalah dua layanan yang datang bersama
kebanyakan sistem operasi, sehingga keduanya digunakan secara luas
meskipun service tersebut sederhana. Telnet mengizinkan
seseorang untuk login ke dalam sebuah sistem melalui jaringan seakan-akan orang
tersebut login dari terminal pada sistem tersebut. Finger didesain
untuk menyediakan informasi mengenai user dari lokal maupun remote sistem
(seperti nama lengkap yang berhubungan dengan alamat e-mail user)
FTP (File Transfer Protocol) merupakan layanan yang paling banyak
digunakan oleh pemakai Internet untuk mengambil atau meletakkan file dari atau
ke mesin lain di Internet. FTP sama seperti login ke suatu mesin, tapi disini
user dibatasi pada sejumlah command tertentu, dan untuk anonymous FTP user,
dibatasi hanya pada direktori tertentu. Arsip yang di-set agar dapat diakses
oleh publik disebut arsip anonymous FTP, karena sebarang orang
dapat login (hanya alamat e-mail orang tersebut diminta sebagai
identifikasi). FTP client terdapat pada hampir semua jenis komputer, dari
palmtop sampai supercomputer. Setelah e-mail, FTP adalah layanan Internet yang
paling umum digunakan.
Jika anda mempunyai sebuah database yang sangat besar dan anda sedang
mencari cara untuk memberikan kemudahan pada user untuk melihat isi
seluruh database maka WAIS adalah jawabannya. WAIS atau Wide Area Information
Server, menyediakan layanan akses ke suatu database melalui jaringan
TCP/IP . Software WAIS yang terbaru memungkinkan pembuatan indeks yang mudah
untuk database yang sangat besar. Server mengizinkan user untuk meminta
pencarian di database untuk keyword yang sederhana atau ekspresi
boolean yang lebih kompleks.
World Wide Web atau lebih sering
dikenal sebagai Web adalah layanan Internet yang paling
banyak memiliki tampilan grafis dan kemampuan link yang sangat bagus.
Keistimewaan inilah yang telah menjadikan Web sebagai service yang paling cepat
pertumbuhannya. Web mengizinkan pemberian highlight
(penyorotan/penggaris bawahan) pada kata-kata atau gambar dalam sebuah
dokumen untuk menghubungkan atau menunjuk ke media lain
seperti dokumen, frase, movie clip, atau file suara. Web dapat
menghubungkan dari sebarang tempat dalam sebuah dokumen atau gambar ke
sebarang tempat di dokumen lain. Dengan sebuah browser yang
memiliki Graphical User Interface (GUI), link-link dapat dihubungkan ke
tujuannya dengan menunjuk link tersebut dengan mouse dan
menekannya.
Dibawah ini akan dibahas proses instalasi server
dari dua layanan Internet yang umum digunakan yaitu server untuk layanan FTP
dan WWW pada UNIX FreeBSD.
Instalasi
FTP Server
Ada dua tipe akses yang FTP server sediakan yaitu user
FTP dan anonymous FTP. User FTP adalah adalah layanan FTP yang disediakan
untuk orang yang mempunyai sebuah user account pada suatu host, sedangkan
anonymous FTP disediakan untuk publik. Dengan layanan FTP anda dapat melakukan
transfer file dari sistem anda atau ke sistem anda dari berbagai tempat
di internet. Tapi anda tidak dapat mengeksekusi semua perintah yang ada karena
FTP server memang hanya menyediakan perintah-perintah tertentu,
seperti melihat daftar dan mengubah direktori, dan menerima serta
mengirim file. Pada instalasi ini yang akan menjadi pokok bahasan kita
adalah Anonymous FTP server yang merupakan inti dari sebuah FTP Server.
FTP server terdiri dari dua bagian, yaitu : server,
yang menanggapi permintaan client seperti mengirim file, mendaftar direktori
yang ada, dan lain-lain ; dan filesystem yang merupakan tempat
FTP server membaca file dan direktori yang ada. Program implementasi standar
UNIX untuk menjalankan FTP server adalah ftpd (ftp
daemon). ftpd berjalan dibawah inetd, UNIX
superserver. inetd mendengarkan permintaan pada sejumlah
port, termasuk port kontrol FTP, TCP port 21. Ketika sebuah FTP client
pertama kali mencoba untuk berhubungan dengan sebuah FTP server, dia mengirimkan
paket ke port 21 pada host tujuannya. Kemudian inetd menerima
paket tersebut, menentukan dari nomor port tujuan bahwa layanan FTP perlu
dijalankan, dengan melakukan proses forking dan executing pada ftpd.
Jika pada saat yang bersamaan ada client lain yang ingin berhubungan dengan FTP
server, maka inetd akan meminta kopi dari ftpd yang sudah berjalan
untuk menanganinya. Baris pada file konfigurasi inetd, inetd.conf
yang mengawasi bagaiman ftpd dijalankan dapat dilihat di bawah ini :
ftp stream
tcp nowait
root
/etc/ftpd
ftpd -l
Biasanya pada sistem UNIX konfigurasi untuk ftpd
seperti contoh diatas sudah ada pada file inetd.conf, yang akan kita
bahas sekarang adalah arti dari masing-masing field pada baris
konfigurasi diatas.
Field pertama (ftp) adalah field protokol, yang
memberitahu inetd layanan apa yang disinggung oleh baris ini. Kemudian inetd
akan melihat di file /etc/services untuk mencari padanan
dari nomor port ftp yang ternyata adalah port 21. Ketika inetd menerima paket
untuk port 21, maka inetd dengan menggunakan baris inetd.conf diatas
sudah mengetahui server apa yang harus ia jalankan (FTP server).
Field kedua dan ketiga (stream dan tcp)
menerangkan tipe komunikasi yang digunakan FTP server.
Dalam hal ini, komunikasi dilakukan melalui hubungan
TCP, yang merupakan aliran data berurutan antar dua komputer. Perlu
diingat bahwa File Transfer Protocol (FTP) hanya bekerja melalui hubungan TCP.
Field keempat (nowait) memberitahukan inetd
untuk menjalankan sebuah server baru setiap kali ada client yang akan
berhubungan. Apabila menuliskan wait pada field ini, maka akan memberitahu
inetd bahwa untuk menjalankan sebuah server baru haru menunggu sampai tidak ada
lagi server yang sedang berjalan.
Dua field terakhir (/etc/ftpd dan ftpd -l)
memberitahu pathname lengkap dari ftpd dan argumennya (termasuk nama
programnya, ftpd) untuk digunakan ketika menjalankan server.
Setelah melakukan konfigurasi FTP server untuk
berjalan dibawah inetd, anda perlu untuk menambahkan sebuah ftp user pada file /etc/passwd
di komputer anda. ftpd akan memeriksa keberadaan dari ftp user
sebelum mengizinkan seorang anonymous user untuk menggunakan layanan FTP. Entry
ftp user di file /etc/passwd harus mempunyai user ID dan group ID
yang unik dan user harus tidak diizinkan untuk masuk melalui layanan
standar yang lain seperti telnet dan rlogin. Password user
ftp pada /etc/passwd harus berisi *, yang berarti bahwa tidak ada
password, dan login shell seharusnya di-set ke /bin/false,
sehingga sistem tidak mengizinkan user ftp untuk login dari layanan lain.
Setelah itu, direktori yang boleh diakses oleh ftp user juga harus diset yaitu
di /usr/ftp. Contoh baris pada file /etc/passwd dapat dilihat
dibawah ini.
ftp:*:500:25:Anonymous FTP user:/user/ftp:/bin/false
Untuk melakukan instalasi sebuah FTP server di
FreeBSD, dapat dilakukan pada saat instalasi sistem FreeBSD pertama kali atau
setelah sistem sudah berjalan. Cara pertama, instalasi FTP server bersamaan
dengan instalasi FreeBSD pertama kali, hampir sama dengan cara kedua, hanya
saja cara pertama mulai dari pengkonfigurasian hardware, sedangkan cara
kedua langsung ke menu-menu instalasi. Karena itu yang akan dibahas disini
adalah cara yang kedua.
Pertama kali anda harus login sebagai root,
kemudian ketikkan perintah sysinstall yang ada pada direktori /stand,
atau langsung dengan mengetikkan :
# /stand/sysinstall
![]() |
maka akan tampil menu Install, kemudian pilihlah menu Configure, maka akan muncul menu berikut :
![]() |
Gambar 1. Menu Configure
Gambar 2. Menu Networking
![]() |
Pilihlah menu Networking untuk melakukan konfigurasi layanan network tambahan, dan akan ditampilkan menu seperti gambar 2. Kemudian pilihlah menu Anon FTP untuk melakukan instalasi Anonymous FTP server.
Gambar 3. Konfigurasi Anonymous FTP server
Gantilah konfigurasi diatas jika ada yang akan anda
ubah, seperti FTP root directory misalnya dapat diubah ke /data/ftp atau
/usr/local/ftp. Untuk bagian lain sebenarnya merupakan konfigurasi default dan
tidak perlu diubah, dengan memilih OK maka proses instalasi telah
selesai.
Instalasi
Web Server
Web browser dan web server berkomunikasi menggunakan
protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol) . Ketika sebuah web browser meminta
sebuah dokumen HTML dari web server, hubungan dibuka, kemudian dokumen
ditransfer, dan setelah itu hubungan ditutup. Layanan yang menggunakan protokol
http ini memiliki nomor port 80 (default), sehingga web server akan
selalu mendengarkan permintaan client pada port 80.
Ada beberapa contoh web server antara lain yaitu NCSA,
CERN dan Plexus, tapi yang akan kita bahas disini adalah instalasi software
APACHE untuk web server yang sudah ada di FreeBSD. Sama seperti instalasi
FTP server, instalasi WWW serverpun dapat dilakukan bersamaan dengan instalasi
FreeBSD pertama kali atau setelah FreeBSD berjalan. Sekarang kita akan
melakukan instalasi setelah FreeBSD berjalan tapi dengan cara lain yaitu dengan
menggunakan perintah pkg_add.
Pertama kali ambillah source software Apache, bisa
dari CDROM, ftp site yang menyediakan source FreeBSD beserta packages-nya seperti
misalnya di ftp.jp.FreeBSD.org/pub/FreeBSD/packages-2.2.8/www dengan nama file apache-1.2.6.tgz, atau langsung mengambil dari www.apache.org. Setelah diambil source-nya,
extract-lah dengan perintah pkg_add.
# pkg_add apache-1.2.6.tgz
Biasanya hasil extract file tersebut langsung
diletakkan di /usr/local/www dan file httpd di /usr/local/sbin. Setelah itu
edit-lah file-file konfigurasi dari web server, yaitu httpd.conf, srm.conf dan
access.conf yang biasanya terletak di /usr/local/www/server/conf agar webserver
yang kita install sesuai dengan yang kita harapkan.
Konfigurasi
httpd.conf
Kita hanya akan membahas bagian-bagian yang
penting dari file konfigurasi ini :
§ Ubah User dan Group dengan nama yang
sesuai dengan keinginan anda, tapi disarankan untuk menggunakan user www dan
group www, setelah itu edit-lah file /etc/master/passwd dan /etc/group untuk
menambahkan user dan group baru tersebut.
§ Ubah Server Admin menjadi nama
yang anda inginkan, misalnya nama_anda@domain_anda. Nama ini harus diisi karena server akan memberitahukan Admin tersebut
jika terjadi masalah dengan server.
§ Ubah Server Root ke path
direktori tempat anda meletakkan file executable httpd, file inilah yang akan
dijalankan bila ada permintaan dari client, secara default Server Root akan
terletak di /usr/local/www/httpd.
§ Ubah Server Name menjadi www.domain.anda. Nama ini harus sesuai dengan
record yang ada pada name server dari domain anda.
§ Ubah Server Type sesuai dengan
keinginan anda, ada dua pilihan yaitu inetd dan standalone. Secara default akan
berisi standalone dan sebaiknya tidak perlu diubah.
Konfigurasi
srm.conf
§ Ubah Document Root ke path direktori
tempat anda meletakkan file HTML anda.
§ Isi opsi UserDir dengan enable bila
anda ingin user pada komputer anda dapat memiliki homepage sendiri, atau
disable jika ingin sebaliknya.
Konfigurasi access.conf
Default dari access.conf adalah :
<Directory /usr/local/www/cgi-bin>
§ Ubahlah path diatas ke direktori
cgi-bin anda :
Options Indexes Follow Symlinks
</Directory>
<Directory /usr/local/www/data>
§ Ubahlah path diatas ke direktori
dari data homepage anda
Options IndexesFollowSymlinks
AllowOverride All
<Limit GET>
order allow,deny
allow from all
</limit>
</Directory>
Setelah semuanya di-edit maka anda telah siap
untuk menjalankan web server anda secara standalone (server membaca konfigurasi
sekali pada waktu dieksekusi dan akan dijalankan terus-menerus sampai prosesnya
dimatikan) dengan cara me-reboot sistem anda. Jika letak file merupakan
default-nya (biasanya di /usr/local/www/server/conf) maka cukup dengan
menjalankan daemon-nya saja :
# /usr/local/sbin/httpd
Jenis
Webserver
Ada beberapa pilihan web server (lengkap dengan Apache, PHP dan MySQL di
dalamnya) yang bisa Anda gunakan. Berikut ini adalah beberapa pilihan tersebut.
1.
XAMPP, di dalam program ini sudah
mencakup Apache, PHP, MySQL, Filezilla, Mercury dan Tomcat. Anda dapat
mendownloadnya di http://www.apachefriends.org/en/xampp.html atau mencarinya menggunakan Search Engine. Xampp akan
digunakan dalam buku ini karena fasilitasnya yang cukup lengkap.
2.
Wamp Server, adalah paket ringan dari web server
yang berisi Apache, PHP dan MySQL. Anda bisa mendownloadnya di http://www.wampserver.com/en/download.php.
3.
MAMP, jika Anda menggunakan Macintosh.
4.
IIS, jika Anda telah menginstall IIS
dalam computer Anda maka Anda dapat menginstall PHP dan MySQL Server.
Cara Kerja Web Server
Secara sederhana gambaran cara kerja web server seperti pada gambar berikut :
1. Komputer klien dapat berupa pc desktop atau laptop yang mempunyai
browser dan terkoneksi dengan jaringan internet atau intranet.
2.Server berisi perangkat lunak yang mempunyai spesifikasi teknis minimal terkait dengan kemampuan server dalam melayani banyak klien nantinya. Server terhubung juga dengan Internet atau Intranet agar dapat diakses oleh klien. Untuk keperluan akses dari klien maka server juga harus mempunyai alamat yang biasa disebut dengan Internet Protocol (IP) misal 202.10.20.20.
3. Klien melakukan request untuk memesan alamat kepada server melalui browser misal http://www.mamaders.com.
4. Server mendapat pesanan alamat akan mencari informasi sesuai dengan pesanan klien, dana memberikan hasilnya dalam bentuk halaman website. Pencarian ini bisa jadi menghasilkan, namun juga bisa gagal. Biasanya server telah diset untuk mengantisipasi hal tersebut dengan jawaban ‘ 404 Page not Found ‘ untuk pesan ketika tidak menemukan alamat yang dicari.
2.Server berisi perangkat lunak yang mempunyai spesifikasi teknis minimal terkait dengan kemampuan server dalam melayani banyak klien nantinya. Server terhubung juga dengan Internet atau Intranet agar dapat diakses oleh klien. Untuk keperluan akses dari klien maka server juga harus mempunyai alamat yang biasa disebut dengan Internet Protocol (IP) misal 202.10.20.20.
3. Klien melakukan request untuk memesan alamat kepada server melalui browser misal http://www.mamaders.com.
4. Server mendapat pesanan alamat akan mencari informasi sesuai dengan pesanan klien, dana memberikan hasilnya dalam bentuk halaman website. Pencarian ini bisa jadi menghasilkan, namun juga bisa gagal. Biasanya server telah diset untuk mengantisipasi hal tersebut dengan jawaban ‘ 404 Page not Found ‘ untuk pesan ketika tidak menemukan alamat yang dicari.



0 $type={blogger}:
Post a Comment